Pohon Terene: Sejarah Kehidupan Tumbuhan yang Bertahan Sendirian di Gurun Sahara Selama 300 Tahun

Inrofaa - Di tengah bentangan Gurun Sahara yang luas dan ganas, pernah berdiri sebuah pohon legendaris yang dikenal sebagai Pohon Ténéré, sering dijuluki sebagai pohon paling kesepian di dunia. Pohon ini tumbuh sendirian di wilayah Ténéré, Niger, tanpa keberadaan pohon lain dalam jarak ratusan kilometer. Di lingkungan yang hampir mustahil bagi kehidupan, kehadirannya menjadi keajaiban alam sekaligus simbol ketahanan hidup.

Pohon Ténéré merupakan jenis akasia gurun, tanaman yang mampu bertahan di kondisi ekstrem. Para ahli memperkirakan pohon ini telah hidup selama sekitar 250 hingga 300 tahun sebelum akhirnya tumbang. Selama ratusan tahun tersebut, pohon ini bertahan menghadapi panas ekstrem, badai pasir, dan curah hujan yang sangat minim. Rahasia ketahanannya terletak pada sistem akar yang luar biasa dalam, mencapai puluhan meter ke bawah permukaan pasir untuk mencari cadangan air tanah yang tersembunyi.

Selain keajaiban biologisnya, Pohon Ténéré juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi. Selama puluhan bahkan ratusan tahun, pohon ini menjadi penanda alami bagi para pengembara dan pedagang yang melintasi Gurun Sahara. Dalam perjalanan panjang yang dipenuhi risiko tersesat, satu pohon yang berdiri sendirian sudah cukup menjadi titik orientasi yang sangat berharga. Keunikannya membuat pohon ini tercatat dalam peta sebagai satu-satunya penanda alam di wilayah tersebut.

Ironisnya, akhir hidup pohon yang telah bertahan selama berabad-abad ini tidak disebabkan oleh alam. Pada tahun 1973, Pohon Ténéré tumbang akibat tertabrak sebuah kendaraan. Peristiwa ini menyentak banyak orang, karena pohon yang mampu melawan keganasan alam Sahara justru roboh oleh kelalaian manusia dalam waktu singkat.

Meskipun pohonnya sudah tidak berdiri di tempat asalnya, kisahnya tetap hidup. Batang Pohon Ténéré kini disimpan sebagai benda bersejarah, sementara di lokasi aslinya didirikan monumen sederhana sebagai pengingat. Pohon tanpa teman ini dikenang sebagai simbol keteguhan, kesabaran, dan harapan, serta bukti bahwa kehidupan dapat bertahan sangat lama bahkan di lingkungan paling keras sekalipun.

Pohon Ténéré mengajarkan bahwa umur panjang bukan hanya soal keberuntungan, tetapi juga tentang kemampuan bertahan dalam sendirian, sunyi, namun tetap hidup.

Referensi : Situs Kumparan, Smithsonian Magazine, Mongabay Indonesia

Baca Juga :

Hubungi Admin? Klik di sini

Beranda UtamaInrofaa Store
Salam Ilmu Pengetahuan
Terima kasih

Komentar