HTML: Evolusi dari Masa ke Masa hingga Standar Web Modern

Inrofaa - HTML atau HyperText Markup Language merupakan bahasa markup standar yang digunakan untuk menyusun struktur halaman web agar dapat dipahami dan ditampilkan oleh browser.
Perkembangan HTML dimulai dari HTML1, versi paling awal yang sangat sederhana dan hanya berfokus pada penandaan dasar seperti judul, paragraf, dan tautan tanpa memperhatikan tampilan visual. HTML1 digunakan pada masa awal internet sebagai sarana berbagi dokumen teks secara terhubung.
Selanjutnya muncul HTML2 yang mulai distandarkan secara resmi untuk menyatukan cara penulisan HTML agar dapat dibaca secara konsisten oleh berbagai browser. HTML2 mendukung elemen yang lebih terstruktur seperti heading, daftar, link, dan form sederhana, sehingga halaman web menjadi lebih rapi dan fungsional dibandingkan HTML1.
Setelah itu, HTML3 dikembangkan dengan tujuan memperkaya tampilan dan tata letak halaman web. Pada versi ini mulai diperkenalkan konsep tabel, elemen matematika, dan pengaturan layout yang lebih kompleks, meskipun implementasinya belum sempurna karena keterbatasan dukungan browser saat itu. HTML3 dapat dianggap sebagai tahap percobaan yang membuka jalan menuju HTML yang lebih matang.
Perkembangan berikutnya adalah HTML4, yang menjadi tonggak penting dalam dunia web. HTML4 menekankan pemisahan antara struktur dan tampilan dengan mendorong penggunaan CSS untuk desain visual, sementara HTML fokus pada struktur konten. Versi ini juga mendukung elemen semantik, form yang lebih lengkap, tabel yang stabil, frame, serta integrasi skrip seperti JavaScript. HTML4 membuat pengembangan web menjadi lebih terorganisir, mudah dirawat, dan lebih konsisten di berbagai platform.
Kemudian lahirlah HTML5 sebagai penyempurnaan besar yang menyesuaikan HTML dengan kebutuhan web modern. HTML5 memperkenalkan banyak elemen semantik baru seperti header, footer, section, article, dan nav yang membantu mesin pencari serta pengembang memahami struktur konten dengan lebih baik. Selain itu, HTML5 mendukung pemutaran audio dan video tanpa plugin tambahan, canvas untuk grafis, penyimpanan lokal, serta kemampuan membangun aplikasi web yang interaktif, responsif, dan ringan. HTML5 dirancang agar kompatibel dengan perangkat mobile, desktop, dan berbagai ukuran layar, sehingga menjadi standar utama web saat ini.
Terkait masa depan, banyak yang bertanya apakah HTML6 akan ada. Secara konsep, HTML6 mungkin saja muncul sebagai istilah populer, tetapi secara resmi HTML kini dikembangkan sebagai “living standard” oleh WHATWG, yang berarti HTML tidak lagi berkembang melalui loncatan versi besar, melainkan melalui pembaruan berkelanjutan. Fitur-fitur baru langsung ditambahkan ke standar yang ada tanpa menunggu rilis versi baru.
Kesimpulannya, HTML1 hingga HTML5 menunjukkan evolusi bertahap dari bahasa markup sederhana menjadi fondasi utama web modern. HTML1 dan HTML2 membangun dasar struktur, HTML3 mencoba memperkaya tampilan, HTML4 mematangkan standar dan pemisahan desain, sedangkan HTML5 menyempurnakan semuanya untuk kebutuhan web masa kini dan masa depan, dengan perkembangan yang terus berlanjut meski tanpa nama versi baru.
Referensi : GeeksforGeeks, Mozilla Developer Network, World Wide Web Consortium
Baca Juga :
Hubungi Admin? Klik di sini
Komentar