Gunung: Mengenal Asal Usul dan Jenis-Jenisnya Berdasarkan Proses Terbentuknya

Inrofaa - Gunung merupakan bentang alam yang terbentuk melalui proses panjang di dalam kerak bumi, terutama melalui mekanisme yang dikenal sebagai orogenesis. Proses ini terjadi akibat interaksi antar lempeng tektonik yang terus bergerak, saling bertabrakan, menjauh, atau bergesekan. Pergerakan tersebut memicu perubahan besar pada lapisan batuan, sehingga terbentuk struktur yang menjulang tinggi di permukaan bumi. Orogenesis tidak terjadi dalam waktu singkat, melainkan membutuhkan jutaan tahun hingga menghasilkan pegunungan yang kita lihat saat ini.

Salah satu jenis gunung yang paling umum adalah gunung lipatan. Gunung ini terbentuk ketika dua lempeng tektonik saling mendekat dan memberikan tekanan besar pada lapisan batuan di antaranya. Akibat tekanan tersebut, batuan tidak patah, melainkan melipat seperti kertas yang ditekan dari dua sisi. Contoh paling terkenal dari gunung lipatan adalah Pegunungan Himalaya, yang terbentuk dari tumbukan antara Lempeng India dan Lempeng Eurasia. Proses ini masih berlangsung hingga sekarang, sehingga Himalaya terus mengalami perubahan ketinggian secara perlahan.

Jenis berikutnya adalah gunung patahan, yang terbentuk akibat retakan atau patahan pada kerak bumi. Berbeda dengan gunung lipatan, tekanan pada gunung patahan menyebabkan batuan pecah dan bergeser. Sebagian blok batuan bisa terangkat, sementara bagian lainnya turun, menciptakan relief yang kontras. Contoh gunung jenis ini adalah Pegunungan Sierra Nevada, yang terbentuk melalui aktivitas patahan besar di sepanjang kerak bumi. Gunung patahan sering kali memiliki lereng yang curam dan bentuk yang lebih kasar dibandingkan gunung lipatan.

Jenis terakhir adalah gunung vulkanik, yang terbentuk akibat aktivitas magma dari dalam bumi. Magma yang naik ke permukaan akan keluar melalui kawah sebagai lava, kemudian mendingin dan membeku, membentuk lapisan demi lapisan. Proses ini terjadi berulang kali sehingga membangun tubuh gunung secara bertahap. Contohnya adalah Gunung Merapi, salah satu gunung berapi paling aktif di dunia. Aktivitas vulkanik tidak hanya membentuk gunung, tetapi juga memengaruhi lingkungan sekitarnya.

Secara keseluruhan, ketiga jenis gunung tersebut menunjukkan bahwa bumi adalah planet yang dinamis. Proses geologi yang terjadi di dalamnya terus membentuk dan mengubah permukaan bumi dari waktu ke waktu. Memahami proses pembentukan gunung membantu kita mengenali potensi bencana alam sekaligus menghargai keindahan alam yang terbentuk melalui proses yang sangat panjang dan kompleks.

Referensi : The Guardian, El Confidencial, CNN Indonesia

● Baca Artikel Lainnya! Klik di sini

Salam Ilmu Pengetahuan
Terima kasih